Begini Tanggapan Zaki Soal Curhatan Pengusaha Truk

Bupati Tangerang bersama pengusaha angkutan barang. (mad)

Tangerang- Bupati Tangerang Zaki Iskandar memberikan penjelasan kepada pengusaha truk soal diterbitkannya Perbub Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pembatasan Jam Operasional Mobil Barang.

Menurut Zaki, Perbup 46 dan revisi 47 itu dikeluarkan atas dasar pertimbangan untuk melindungi pengguna jalan umum bagi masyarakat. Perbup ini diterbitkan untuk mengatur jam operasional truk, agar masyarakat umum, itu bisa lebih nyaman dan aman.

“Keluhan-keluhan dari masyarakat beberapa bulan terakhir inilah yang menjadi dasar hukum, landasan hukum dan juga landasan kajian dari Pemkab menerbitkan Perbup 46 dan 47,” katanya, Rabu, (19/12).

Zaki juga menyampaikan kepada pengusaha truk akan dipermukan jdengan perwakilan masyarakat, pengguna jalan umum untuk diskusi mencari solusi terbaik.

“Jangan sampai, pandangan-pandangan ini hanya sepihak. Secara keseluruhan dialog komunikatif, interaktif juga, berlangsung dengan baik ya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa kumpul bersama dengan elemen masyarakat yang lain agar bisa saling memahami satu sama lain. Dan tetap Perbup 46, 47 kita tegakkan tidak ada toleransi,” tegasnya.

“Kabupaten Tangerang tidak pernah melarang angkutan tersebut beroperasi, kami cuma mengatur jam operasional saja, sama sekali tidak ada larangan,” ujarnya.

Kata Zaki, sebelumnya Pemkab Tangerang sudah melaksanakan sosialisasi selama 30 hari. Namun, kenapa pengusaha truk baru sekarang protes.

” Enggak ada kelonggaran terkait aturan ini, kita akan bekerjasama dengan kepolisian untuk menindak tegas setiap pelanggaran akan aturan ini,” pungkasnya. (mad)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*