Mantan Karyawan Indomart Gasak Uang Rp50 Juta

Titanews-Perampokan yang terjadi di minimarket yakni Indomaret dengan cara mengancam karyawan menggunakan sebilah golok dan senjata api mainan pada Sabtu (10/8) lalu, berhasil diungkap Vipers Polres Tangsel serta Reskrim Polsek Cisauk dalam kurun waktu 1×24 jam.

Perampokan yang terjadi pada pukul 06.00 WIB pagi tersebut, dua perampok yang menggunakan helm untuk menutupi identitas berhasil menggasak uang Rp 50 juta serta belasan slop rokok berbagai merek.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan ketika karyawan Indomaret sedang bersiap-siap membuka toko ba-tiba didatangi dua orang yang berpura-pura ingin membeli.

“Tersangka dua orang ini, modusnya berpura-pura membeli. Namun, ketika sampai di dalam langsung mengacungkan sebilah golok sambil mengancam,” ujar Ferdy di Mapolres Tangsel, Kamis (15/8).

Disaat itu pula, tersangka langsung meminta salah satu karyawan disitu untuk membuka brangkas yang berisikan duit hasil penjualan sebelumnya.

“Tersangka ini mengancam kasir dengan sebilah golok dan senjata api untuk segera membuka brangkas. Kasir yang merasa terancam akhirnya membuka brangkas yang berisikan sekitar Rp 50 juta,” tuturnya.

“Tersangka juga membawa belasan slop rokok dengan berbagai merek,” imbuh Ferdy.

Lanjut Ferdy, berdasarkan hasil olah TKP tersangka diketahui bernama Edo Suhaedi dan Romdon Mardiana. Diketahui juga, senjata yang digunakan merupakan senjata mainan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sebagai informasi tersangka Edo merupakan mantan pegawai Indomaret kurun waktu setahun. Dan, Edo juga sudah mengetahui kondisi dan tempat penyimpanan brangkas,” jelasnya.


Tersangka Edo dan Romdon berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing tanpa ada perlawanan.

“Dari penangkapan tersangka ditemui sejumlah barang bukti seperti senjata mainan dan golok. Serta uang tunai hasil sisa dari perampokan sekitar Rp 20 juta. Pengakuan dari tersangka untuk membayar hutang,” kata Ferdy.

Karyawan Indomaret di Cisauk, Dedi mengatakan mengenal suara tersangka Edo yang merupakan mantan karyawan Indomaret.

“Kalau suara enggak bisa dibohongin walau pake helm dan penutup wajah. Selama menjadi karyawan Indomaret, Edo bekerja seperti karyawan lainnya tidak ada masalah. Edo juga mengundurkan diri, bukan karena ada masalah dendam,” ucap Dedi.

Kini kedua tersangka di jerat pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 2 KUHP dengan ancamam hukuman 12 tahun penjara. (Dien)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*