Musrenbang Kelurahan, Warga Bambu Apus Jangan Hanya Usulkan Infrastruktur

Tangerang – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang dilakukan tiap tahun ini, sudah mulai dilaksanakan.

Musrenbang ditujukan untuk mengumpulkan usulan-usalan dari para warga demi memperbaiki lingkungannya.
Salah satunya, Kelurahan Bambu Apus, Pamulang yang melaksanakan Musrenbang dan memiliki pagu anggaran sebesar Rp2,2 Miliar dengan jumlah penduduk sebanyak 27.896 jiwa.

Turut hadir dalam Musrenbang tingkat kelurahan seperti Ketua DPRD Tangsel M. Ramli, dan 3 anggota DPRD Tangsel yakni, Abdurahman, Iwan Rahayu, Tarmizi, Sekcam Pamulang Hamdani, dan para perwakilan OPD Pemkot Tangsel.
Kelurahan Bambu Apus dalam musrenbang 2019, dinilai berbeda dengan kelurahan lain yang ada di wilayah Tangsel. Karena Bambu Apus memiliki laporan kegiatan yang dikemas dalam satu buku.

“Apa yang dilaporkan dalam buku cukup bagus, seperti kegiatan dalam bentuk fisik yakni infrastuktur. Padahal, dalam perencanaan besar Walikota Tangsel, bukan hanya infrastuktur tapi juga pembangunan SDM menjadi hak yang sangat penting,” papar Anggota DPRD Tangsel, Tarmizi dalam musrenbang 2019 di Kelurahan Bambu Apus, Rabu (30/1/2019).

Dalam pemaparannya juga Tarmizi, mengatakan, musrenbang sebagai salah satu tahapan perencanaan pembangunan dan menjadi titik awal perencanaan di wilayah Bambu Apus

Ia berharap, dalam diskusi muncul rencana kedepan yang sifatnya membangun manusia, pemberdayaan kegiatan dan lainnya. Terlebih dengan adanya pagu anggaran senilai Rp2,2 miliar.

“Dinasnya sudah ada, tinggal bapak ibu mencatat apa saja yang ingin usulkan. Misalnya, pelatihan keterampilan, perbengkelan, sablon yang difasilitasi. Itu seharusnya yang menjadi prioritas,” ungkapnya.

Sementara itu Anggota DPRD lainnya Iwan Rahayu, mengatakan agar secara keseluruhan wilayah Bambu Apus mendapatkan kue pembangunan. Maka segala usulan harus ditampung tanpa melihat siapapun warganya.

“Yuk kita sama-sama memberikan usulan dalam musrenbang 2019 untuk pembangunan 2020. Jika pembangunan tumbuh, maka perekonomian pun secara otomatis ikut tumbuh,” pungkasnya.

Abdurrahman yang juga Anggota DPRD Tangsel turut menghimbau warga agar jangan hanya mengusulkan soal infrastuktur saja. Karena menurutnya, pembangunan infrastuktur Pemkot Tangsel sudah diatas 70 persen.

“Kita bukan kota infrastuktur, dan sudah seharusnya fokus di SDM, lalu bagaimana kita fokus terhadap pengangguran,” imbuh Arnovi. (Lan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*