Pengelola Makam Bambu Apus Bikin Geram Warga

Tangerang – Dalam relokasi makam yang dilakukan pengelola makam di Bambu Apus, Pamulang, pihak ahli waris tidak diberitahukan jadwal secara tertulis kapan makam-makam akan dibongkar.

Bahkan pihak keluarga diberitahukan secara mendadak dan dinilai berantakan dalam proses pemindahan makan.
Salah satu warga Komplek Depag, Bambu Apus, Nadia diberitahukan makam sang adik baru dibongkar pukul 16.00 WIB.

Ketua Pengelola Makam Bambu Apus, Amsir saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, baru membalas pada Jumat (12/4/2019) malam pukul 21.45 WIB dan kemudian meminta maaf kepada keluarga karena saat dihubungi mengaku sedang berada di dokter.

“Mohon maaf karena saya sedang sakit dan berada di dokter. Yang penting kita doakan biar adiknya ditempatkan surganya Allah,” tulisnya.

“Saya kembalikan (kepada keluarga) jika ingin melihat ya kita bongkar kembali,” katanya.

Padahal, makam warga sudah dipindahkan dan sudah dikubur kembali sekira pukul 16.20 WIB. Hal tersebut yang membuat kecewa warga yang keluarganya dimakamkan di lokasi tersebut.

Diketahui sebanyak titik area pemakaman terkena dampak proyek pekerjaan proyek tol Serpong-Cinere (Sercin) yakni, di Kelurahan Bambu Apus, Kelurahan Pamulang Barat dan di Ciputat.

Diberitakan sebelumnya, Nadia sangat kecewa karena pemindahan makam sang adik mendadak dan dirinya dalam situasi bekerja.

“Ini kacau namanya, ditelepon mendadak makam mau dibongkar sekarang. Seharusnya itu terjadwal, ada tanggal kapan makam dibongkar jadi pihak ahli waris jelas kapan harus datang ke makam. Kalau keluarganya pada kerja semua gimana,” ungkap Nadia.

“Yang saya kecewa makam dibongkar tanpa ada ahli waris. Saat saya datang makam sudah digali dan jenazahnya sudah diangkat dan ditaruh peti dari triplek tipis. Bahkan saya harus mencari petinya dulu. Saat saya ingin membuka peti, katanya harus izin Ketua pengelola dahulu. Pengelola pun tidak menjawab saat dihubungi via telpon,” papar Nadia.

Sedangkan, menurut salah satu petugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Serpong-Cinere Suwardi menyampaikan PPK telah menyerahkan semua kepada pengelola makam. Namun harus sesuai SOP yang berlaku. Pertama mengundang ahli waris, kedua harus ada Amil yang membacakan doa. (Lan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*