Pesapon di Tangsel Tak Bisa Berkumpul Dengan keluarga

Tangerang – Seusai pelaksanaan solat Idul Fitri 1440 H yang bertempat di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Tangsel, Rabu (5/6/2019).

Terlihat belasan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel yang memakai rompi orange, membawa kantong plastik ukuran besar berkeliling untuk membersihkan sampah koran yang dibawa para jamaah solat Idul Fitri 1440 H.

Namun, dibalik momen Idul Fitri 1440 H ada cerita haru dari para petugas DLH Tangsel yang tidak bisa melaksanakan solat Idul Fitri 1440 H bersama dengan keluarga.

Hasanudin (48) yang baru bekerja selama satu tahun di DLH Tangsel, baru tahun ini tidak bisa melaksanakan solat Idul Fitri bersama keluarga.

“Sedih juga mas, enggak bisa solat bareng sama keluarga ini pertama kali pisah sama keluarga. Kemarin sudah ijin sama istri, enggak bisa solat bareng tapi istri nauin kerjaan saya. Tapi habis ini selesai, saya langsung bisa kumpul sama keluarga,” ujar Hasanudin.

Berbeda dengan M Ridwan (31) yang sudah sejak tahun 2012 tidak bisa melaksanakan solat Idul Fitri bersama keluarga.

“Dari tahun 2012 kaya begini dari waktu kantornya di Pamulang, kalau dibilang sedih ya sedih mas tapi mau gimana lagi. Tapi ini kan enggak lama, abis ini langsung kumpul,” ucap Ridwan.

Diketahui para petugas DLH Tangsel ini, mendapatkan jatah piket dan dari pengakuan petugas DLH Tangsel mendapatkan uang tambahan. (Lan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*