Sejarah Silat Be Sih di Kampung Dadap Tangerang

Paguyuban Silat Be Sih se-Tangerang kumpul silaturahmi. (ken)

Tangerang- Seni bela diri silat Be Sih atau Beksi merupakan seni bela diri khas Tangerang yang berkembang di Kampung Dadap, Kosambi. Di wilayah Tangerang, selain Be Sih ini juga terdapat seni bela diri lain seperti Cimande, Siliwa, Cangkrik dan lain sebagainya.

Pimpinan Sanggar Be Sih Kampung Dadap, Taufik Hidayat mengatakan Silat Be Sih didirikan oleh Lie Cheng Ok dan beliau dilahirkan di Dadap, Kabupaten Tangerang, kemudian Lie Cheng Ok mempunyai dua orang guru yang bernama Kumpi Zidan dan Ma Zidan.

Ilmu bela diri ini, selain diturunkan kepada anaknya yang bernama Lie Tong San dan cucunya Lie Djie Tong, Lie Cheng Ok juga menurunkan ilmunya kepada murid muridnya yang bernama Ki Marhali, H Gozali, H Hasbullah, Ki Lya, Ki Maja, Ki Murjani dan lain lainnya.

“Kampung Dadap adalah salah satu daerah yang memiliki banyak adat istiadat dan juga sejarah dunia persilatan. Banyak para jawara yang belajar silat Be sih di Kampung Dadap. Maka dari itu tidak salah kalau Kampung Dadap, dinamai Kampung Be Sih,” katanya pada Silaturahmi dan Latihan Gabungan Paguyuban Be Sih se-Kabupaten Tangerang di Sanggar Be Sih Lenggang Barong di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Kata dia, kegiatan ini digelar untuk melestarikan seni bela diri khas daerah Tangerang,

Turut hadir pada acara silahturahmi antar-sanggar Silat Be sih, antara lain Be sih Kembang Dadap, Lenggang Barong, Siliwa Tapak Gunting, Be sih Acah Sumarda, Be sih Sebakul Abis dan lain sebagainya.

“Kegiatan silahturahmi ini sebagai bentuk pengenalan dan pelestarian seni bela diri asli Dadap yaitu Silat Be Sih. Ini juga sekaligus membentuk kreatifitas generasi muda dan rasa tanggung jawab serta menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bagi para generasi muda mudi yang berada di Kelurahan Dadap,” katanya. (ken)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*