Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Stok Darah di Tangsel Melimpah

Tangerang – Pada masa bulan Ramadhan dan libur hari Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan stok darah memasuki fase krisis secara nasional. Tapi, bagi PMI Tangsel fase krisis itu tidak terjadi dan stok darah di Tangsel dinyatakan aman.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Tangsel Suhara Manulang yang mengucap rasa syukur bahwa ketersediaan stok darah di Tangsel sangat aman. Dan, bahkan ada beberapa RS dari luar Tangsel yang meminta darah ke PMI Tangsel.

“Kita bersyukur juga ada tiga RS dari Bogor minta ke Tangsel, selain itu RS Gatot Subroto, Usada Insani beberapa RS dari Jakarta minta ke kita (Tangsel). Dengan ini strategi yang dijalankan kita pas,” turur Suhara, Senin (10/6/2019).

Suhara sebelum memasuki fase krisis darah nasional, dirinya sudah menyiapkan beberapa strategi yang sudah siap dijalankan kepada seluruh anggota UTD PMI Tangsel.

“Jadi sebelum puasa kita rapat, menghitung kebutuhan darah. Ada strategi mobile unit jemput bola atau masyarakat yang datang ke PMI langsung untuk mendonor, membuat edaran ke rumah sakit adanya donor pengganti dan juga teraweh keliling. Kemudian di mall-mall juga kita bekerjasama untuk donor darah,” paparnya.

Untuk donor pengganti sendiri, Suhara menjelaskan jika ada keluarga di RS yang meminta donor darah. Harus mengganti stok darah dengan cara mendatangi PMI untuk mengganti darah yang sudah dipakai.

“Jadi ketika keluarga yang minta darah, diharapkan datang ke PMI untuk mendonor sebagi pengganti darah bisa mengajak teman atau keluarga untuk mendonor darah,” ucap Suhara.

Sementara itu, ketersediaan stok darah per hari Senin (10/6/2019) menurut Suhara tersedia 150 kantong darah yang bisa dipakai selama tiga hari kedepan. Namun, setelahnya itu akan ada jadwal rutin kembali donor darah.

“Laporan perhari ini stok darah ada 150 kantong darah, jadi kita perhari kan sekitar 50 masih ada 3 hari ini. Tapi kan kita sudah mulai beberapa hari lagi ada jadwal donor, seminggu setelah lebaran sudah ada jadwal donor darah,” tutupnya. (Lan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*