Soal Warga Bongkar Akses Pintu Tol, Lurah: Kontraktor Tidak Ada Koordinasi

Titanews-Warga Buaran Barat, Kelurahan Jelupang, Serpong Utara yang dijanjikan oleh PT Waskita sebagai pengembang proyek jalan tol Serpong-Cinere diberikan akses jalan merasa dibohongi.

Ratusan warga berkumpul dan membongkar separator jalan yang sudah dibuat oleh Waskita karena mempersempit akses jalan warga. Tak hanya itu, aksi pembakaran ban juga dilakukan warga sebagai bentuk protes kepada Waskita.

Lurah Jelupang, Taram Amarudin yang datang ke lokasi berhasil menenangkan warga yang marah.

Sebelum adanya aksi tersebut, Taram  langsung berkoordinasi dengan pihak Waskita. Dalam koordinasi tersebut, Waskita berjanji akan membongkar pada jam yang sudah ditentukan

“Sebenarnya sudah dari jam 10 tadi pagi warga RW 04 itu sudah koordinasi dengan PT Waskita. Dan Waskita janji untuk membongkar sementara separator tersebut buat akses jalan. Nah, dari jam yang sudah ditentukan belum dibongkar, akhirnya warga bongkar sendiri,” tutur Taram.

Bahkan dalam pertemuan tersebut, Taram bersama Camat Serpong Utara dan Kapolres Tangsel meminta kepada Waskita untuk segera menyelesaikan masalah akses jalan.

“Karena masyarakat ingin jalan akses masuk ke Kampung Buaran Timur ini besar, yang awalnya perempatan, akhirnya berbentuk seperti ini sempit. Mudah-mudahan kesepakatan kami dengan Waskita dengan Kapolres bisa dilaksanain. Keinginan masyarakat, jalan yang kecil ini bisa lebih besar, karena memang dulunya jalan masyarakat bukan jalan Waskita. Bukan malah lebih kecil,” jelasnya.

Lanjutnya, selama ini pihak PT Waskita sama sekali belum berkoordinasi dengan Kelurahan Jelupang terkait akses jalan.

“Kebetulan kan saya baru per 1 Januari di Jelupang dan Waskita belum pernah koordinasi ke Jelupang. Nah itu masalahnya,” terang Taram. (Dien)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*