Tiga Pesepakbola Asal Tangsel Mulai Latihan di Jepang

Terkendala Bahasa Anak-anak Tangsel Tetap Lahap Latihan Dengan Baik


Tangerang – Tiga putra terbaik jebolan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2018 dan satu pelatih asal Tangsel yang terpilih kedalam program “The Juventus Training Experience for Young Footballers and Trainers in Juventus Academy” di Tokyo, Jepang mulai melahap latihan demi latihan yang diberikan.

Reza Dwi Anggara siswa kelas VIII di SMPN 7 Tangsel, Rizwan Haikal siswa kelas IX di SMPN 14 Tangsel dan Dicky Wahyudi siswa kelas IX di SMPN 11 Tangsel serta pelatih Gala Siswa Indonesia, Suwandi yang juga guru di SMPN 7 Tangsel dihari pertama latihan hanya sedikit menemui kendala.

Total ada 26 peserta terpilih berangkat menuju negeri Sakura, Jepang yang terdiri dari 21 siswa, 3 pelatih dan 2 official yang salah satu diantaranya nama pelatih Timnas sepakbola Indonesia, Indra Sjafri.

Tak diragukan lagi, sepakbola Jepang saat ini menjadi raja di Asia dan menjadi langganan kontestan Piala Dunia. Dengan kedisiplinan yang tinggi, fasilitas yang baik, dukungan pemerintah menjadikan sepakbola Jepang tak takut untuk bersaing dengan dari negara-negara di Eropa maupun Amerika Latin.

Suwandi kepada titanews.id, secara eksklusif mengatakan bahwa suasana latihan di Jepang sangatlah menguras fisik. Terlebih cuaca di Jepang sangtlah dingin.

“Latihan sehari dua kali, pagi dan sore. Mulai dari passing cepat, support, defending dan attacking semua harus cepat. Fisik sangatlah utama. Walau cuaca disini sangatlah dingin, tapi fisik anak-anak tidak terganggu, mereka tidak jetlag dan kondisi fit semua. Mereka melahap latihan dengan baik,” ucap Suwandi ketika dihubungi titanews.id, Rabu (15/5/2019).

Namun, faktor bahasa menjadikan kendala bagi para anak-anak di tiap latihannya. Akan tetapi, dalam dunia sepakbola bahasa adalah universal. Dengan gestur yang diberikan oleh pelatih, para pemain akan memahaminya.

“Selain cuaca, kemudian kendala ada di bahasa. Meski begitu anak-anak tetap bisa menerima latihan yang diberikan oleh tim pelatih dari Academy Juventus,” ungkapnya.

Dirinya pun, mengatakan kepada anak didiknya agar bisa memanfaatkan betul ilmu yang berharga ini.

“Ambil setiap jengkal ilmu yang didapat. Jadikan ini sebagai pengalaman emas untuk menjadi pemain sepakbola profesional. Jangan sia-siakan,” tegas Suwandi.

Diketahui ke 26 peserta, empat diantaranya asal Tangsel akan berada di Jepang dalam program “The Juventus Training Experience for Young Footballers and Trainers in Juventus Academy” selama satu minggu, terhitung sejak 13 Mei hingga 22 Mei mendatang. (Lan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*